沿é©
Sejarah Fakultas Ilmu Budaya
1954 – Awal Berdirinya
Universitas Airlangga didirikan dengan lima fakultas, termasuk Fakultas Sastra yang berlokasi di Denpasar, Bali.
1962 – Pemisahan Fakultas Sastra
Fakultas Sastra di Denpasar memisahkan diri dari Universitas Airlangga Surabaya. Namun, semangat untuk menghadirkan kembali Fakultas Sastra di Surabaya tetap diperjuangkan oleh para akademisi.
1975 – Cikal Bakal Pendirian
Didirikan Laboratorium Bahasa sebagai langkah awal pengembangan pengajaran bahasa di lingkungan universitas.
1981–1989 – Persiapan Akademik
Rekrutmen dosen Sastra Inggris dimulai pada tahun 1981.
Pada 13 November 1989, Program Studi Sastra Indonesia dan Sastra Inggris resmi didirikan.
1998 – Fakultas Sastra Resmi Berdiri
Pada 2 Desember 1998, Fakultas Sastra resmi didirikan berdasarkan SK Menteri Pendidikan.
Program Studi Sejarah juga resmi dibuka pada tahun yang sama.
2000–2006 – Pengembangan Program Studi
2000/2001: Program D3 Bahasa Inggris dibuka
2006: Program Sarjana Sastra Jepang resmi berdiri
2008 – Transformasi Menjadi FIB
Fakultas Sastra berubah nama menjadi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) untuk memperluas dan mengembangkan kajian multidisipliner di bidang humaniora.
2010 – Program Magister Kajian Sastra dan Budaya
Program Magister resmi dibuka untuk memperkuat kajian interdisipliner dalam bidang sastra dan budaya.
2013 – Program Magister Linguistik
FIB kembali memperluas jenjang pendidikan dengan membuka Program Magister Linguistik.
Pencapaian Mutu dan Akreditasi
Seluruh program studi telah memperoleh akreditasi nasional.
FIB juga menerapkan sistem manajemen mutu internasional dan memperoleh pengakuan sebagai Emerging Industry Leader pada tahun 2012.
Kepemimpinan Dekan
1999–2003 — Prof. Wahjoedi, S.H., C.N.
2003–2007 — Drs. Heru Supriyadi
2007–2015 — Drs. Aribowo, M.S.
2015–2020 — Diah Ariani Arimbi, Ph.D
2020–2025 — Prof. Dr. Purnawan Basundoro, S.S., M.Hum
2025–Sekarang — Syahrur Marta Dwi Susilo, S.S., M.A., Ph.D
