Back

沿革

Sejarah Fakultas Ilmu Budaya

1954 – Awal Berdirinya

Universitas Airlangga didirikan dengan lima fakultas, termasuk Fakultas Sastra yang berlokasi di Denpasar, Bali.

Fakultas Sastra di Denpasar memisahkan diri dari Universitas Airlangga Surabaya. Namun, semangat untuk menghadirkan kembali Fakultas Sastra di Surabaya tetap diperjuangkan oleh para akademisi.

Didirikan Laboratorium Bahasa sebagai langkah awal pengembangan pengajaran bahasa di lingkungan universitas.

Rekrutmen dosen Sastra Inggris dimulai pada tahun 1981.
Pada 13 November 1989, Program Studi Sastra Indonesia dan Sastra Inggris resmi didirikan.

Pada 2 Desember 1998, Fakultas Sastra resmi didirikan berdasarkan SK Menteri Pendidikan.
Program Studi Sejarah juga resmi dibuka pada tahun yang sama.

2000/2001: Program D3 Bahasa Inggris dibuka

2006: Program Sarjana Sastra Jepang resmi berdiri

Fakultas Sastra berubah nama menjadi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) untuk memperluas dan mengembangkan kajian multidisipliner di bidang humaniora.

Program Magister resmi dibuka untuk memperkuat kajian interdisipliner dalam bidang sastra dan budaya.

FIB kembali memperluas jenjang pendidikan dengan membuka Program Magister Linguistik.

Seluruh program studi telah memperoleh akreditasi nasional.
FIB juga menerapkan sistem manajemen mutu internasional dan memperoleh pengakuan sebagai Emerging Industry Leader pada tahun 2012.

Kepemimpinan Dekan

1999–2003 — Prof. Wahjoedi, S.H., C.N.

2003–2007 — Drs. Heru Supriyadi

2007–2015 — Drs. Aribowo, M.S.

2015–2020 — Diah Ariani Arimbi, Ph.D

2020–2025 — Prof. Dr. Purnawan Basundoro, S.S., M.Hum

2025–Sekarang — Syahrur Marta Dwi Susilo, S.S., M.A., Ph.D