Back

Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia

Profile
 

Program Studi S1 Antropologi resmi berdiri sejak tahun 1985 di bawah pengelolaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Program ini terselenggara untuk memenuhi kebutuhan penting dalam pembangunan nasional, yaitu tersedianya sarjana antropologi yang memiliki wawasan luas mengenai manusia dan kebudayaan. Tenaga ahli antropologi sangat dibutuhkan untuk menangani masalah-masalah sosial-budaya. Program Strata Satu Antropologi terdiri dari 2 (dua) bidang peminatan meliputi ragawi dan sosial-budaya dengan metode pengajaran berbasis proyek. Dalam rangka mencetak lulusan yang unggul, maka program studi terus melakukan pengembangan kurikulum sesuai kebutuhan masyarakat. Komitmen itu terwujud dengan pencapaian akreditasi internasional oleh ASIC dan nasional dari BAN-PT.

 
Visi, Misi dan Tujuan

Visi

Menjadi program studi yang inovatif, berintegritas, dan terkemuka di tingkat nasional dan internasional di bidang Antropologi

Misi

  1. Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengembangan kelembagaan manajemen modern yang berorientasi pada mutu dan kemampuan bersaing di tingkat nasional dan internasional di bidang Antropologi.
  2. Menyelenggarakan pendidikan yang berbasis metode pembelajaran inovatif.
  3. Menyelenggarakan penelitian dasar dan terapan di bidang Antropologi untuk dipublikasikan di tingkat nasional dan internasional, untuk menunjang pengembangan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
  4. Mendharmabaktikan bidang Antropologi kepada masyarakat.

 

Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan Antropologi yang memiliki kompetensi sebagai Peneliti (researcher), maka seorang sarjana Antropologi diharapkan memiliki kemampuan: (1) merancang penelitian, (2) cermat dalam melakukan analisis, serta (3) menghasilkan temuan-temuan dan informasi ilmiah yang berguna untuk menyikapi serta memecahkan berbagai persoalan sosial yang ada di masyarakat.
  2. Menghasilkan lulusan Antropologi yang memiliki kompetensi perencana pembangunan dan pengembangan masyarakat (development planner and community development) maka seorang sarjana Antropologi diharapkan mampu : (1) pengendalian masalah sosial untuk mencapai suatu sasaran dan tujuan tertentu di dalam jangka waktu tertentu secara sistematis dan terencana serta (3) melakukan proses penguatan masyarakat secara aktif dalam mengambil keputusan secara berkelanjutan berdasarkan prinsip keadilan, partisipasi dan kerja sama.
  3. Menghasilkan lulusan Antropologi yang memiliki kompetensi praktisi (practitioner) maka seorang sarjana Antropologi diharapkan mampu : (1) mengidentifikasi temuan-temuan penggalian di lapangan (2) memiliki kepekaan dalam menyelesaikan masalah/troubleshooting secara tepat berdasarkan informasi dan data yang akurat serta (3) membangun jejaring kerja (networking) dengan berbagai pihak untuk melaksanakan program yang direncanakan.
Periode Penerimaan : 1 Kali / Tahun
Akreditasi Nasional
A BAN-PT

Lembaga akreditasi yang bertugas melakukan proses akreditasi di bidang pendidikan

Akreditasi Internasional
FIBAA

Foundation for International Business Administration Accreditation